HeadlinesUINMA

Euforia Keluarga Wisudawan UIN Mataram

RADIO SINFONI, Mataram – Kemeriahan acara wisuda menjadi euforia tersendiri bagi para keluarga wisudawan dan wisudawati, yang hadir pada acara Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke – 48 Program Sarjana, Magister dan Doktor, pada Kamis (7/3/2024).

Euforia acara wisuda merupakan hal yang sangat dinantikan oleh para keluarga wisudawan/i yang hadir, persiapan untuk merayakan wisuda sudah di persiapkan beberapa hari sebelum anak-anaknya di wisuda, sehingga pada saat acara wisuda dilaksanakan para keluarga wisudawan/i dengan semangat menunggu acara dan menyaksikan keturunannya yang diwisuda di tempat yang telah disediakan oleh pihak kampus, meskipun kouta tempat duduk lebih sedikit dari jumlah keluarga wisudawan/i yang hadir.

Salah satu keluarga Wisudawan/i yang hadir, Marniwati Aini mengatakan bahwa acara ini sangat ditunggu oleh pihak keluarga karena merupakan kebanggaan tersendiri melihat salah satu anggota keluarganya diwisuda.

“Kami sudah mempersiapkan ini dari satu minggu lalu, mulai dari booking tempat foto dan pakaian yang kami sediakan untuk keluaga dan anak kami yang wisuda, alhamdulillah kami juga menyediakan tempat duduk yang nyaman disini,” ujarnya.

Baca Juga :  KPI B Kunjungi Air Terjun Jeruk Manis

Selain itu pihak keluarga, Abdurrahman Ra’uf yang tidak dapat masuk ke tempat yang telah disediakan oleh panitia wisuda menyampaikan keluh kesahnya karena masih banyak keluarga para wisudawan yang tidak dapat masuk ke tempat acara wisudawan.

“Saya agak kecewa karena tidak bisa masuk ke tempat duduk yang disediakan, karena kuota undangan hanya di peruntukan untuk beberapa pihak keluarga aja, tapi sayaa sangat bersyukur masih bisa melihat dari jauh proses wisudanya,” ujarnya.

Terakhir, salah satu wisudawan Imam Aulia Rahman mengatakan bahwa memang tidak dapat dipungkiri banyak keluarga yang tidak dapat masuk ke tempat yang telah disediakan, karena mengingat situasi dan kondisi dari acara wisuda hari ini sangat padat.

“Memang sangat memalukan, karna kita melihat juga kondisi yang tidak bisa berubah dan dipaksakan, dan karna juga sekarang adalah wisudawan terbanyak, akan tetapi kami bersyukur, cuman ndak nyamanya orang tua kepanasan di luar,” tutup Imam.

 

Penulis: Dian Ferdinawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *