Pembentukan Identitas Islam Modern di Dunia

Sampul buku biografi BJ Habibie. Foto: twitter.

BISNISNTB.info–Kehadiran ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) menjadi peristiwa politik bagi generasi muslim muda Indonesia memasuki 1991. ICMI telah membentuk wajah baru Islam Tanah Air yang lebih modern,  hasil representasi ICMI sendiri yang mencerminkan wajah religius, modern, cendikia, melek teknologi, dan profesional. Perubahan wajah tersebut sebagaiamana pihak meyakini keberadaan sosok BJ Habibie, ketua ICMI dua periode dan Menteri Riset dan Teknologi dan Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di pemerintahan Presiden Soeharto.

Di bidang Aerodinamika, Habibie berhasil menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atomnya. Habibie lantas menjadi simbol kepemimpinan Islam Modern. Dengan kepribadian religius dan latar belakang teknokrat yang berpendidikan Barat. Sosok Habibie mampu mendongkrak gambaran Islam Indonesia yang sebelumnya identik dengan tradisional, fanatisme kegamaan, dan kemisninan. Menjadi, Islam identitas baru yang modern dan berkembang.

BJ Habibie dan ICMI di tengah generasi muslim Indonesia bermuara pada berdirinya Bank Muamalat Indonesia (1991) yang merupakan bank syariah pertama di Indonesia. Bank ini digagas ICMI, Majelis Ulama Indonesia, dan pemerintahan. Berdasar semangat penerapan nilai dan hukum Islam di dalam sistem keuangan modern. Sekaligus wujud implementasi keuangan syariah di Indonesia.

Baca Juga :  Posisi Kurator Lukisan Perlu Tingkatkan Eksistensi Perupa Daerah

Dorongan pendirian bank syariah komersial Muamalat oleh ICMI berlangsung Agustus 1990. Disusul tanggapan pemerintah mengeluarkan Peraturan Perbankan No. 7/1992 sebagai landasan perbankan syariah di Indonesia. Regulasi tersebut kemudian menandai operasi Bank Muamalat Indonesia mulai Mei1992. (AGUS SANTHOSA/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: