Menarik Perhatian Dunia Melalui Balap Motor

Tim Yamaha. Foto: Agus Santhosa.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika baru saja sukses menyelenggarakan World Superbike 2021 pada dua bulan lalu. Kawasan yang tak hanya berhasil menarik perhatian penonton Superbike di Indonesia tetapi juga berhasil mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia melalui pebalap, kru pebalap maupun penyelenggara. Mereka lantas menyiarkan Mandalika kepada global melalui uggahan foto dan video, siaran langsung atau siaran tunda yakni aksi para pebalap motor di atas sirkuit. Sampai-sampai akun media sosial mereka penuh oleh cerita selama di Indonesia.

Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dengan bukti penyelenggaraan World Superbike pada faktanya telah semakin menciptakan lapangan kerja dan menumbuhkan perekonomian lokal. Terbukti, selama World Superbike digelar, tamu-tamu memenuhi kamar-kamar hotel di Kawasan Kuta, Mandalika, Kota Mataram, Senggigi (Lombok Barat).

Hal yang signifikan telah diambil pemerintah Indonesia, yaitu membenahi citra keindahan Mandalika setelah sekian lama terhenti bahkan meredup dari jangkuan investor usai berganti-ganti pengembang dan lambatnya penyelesaian penggantian biaya lahan milik warga yang terkena area proyek pengembangan.

Baca Juga :  Atensi MUI Terhadap Persoalan Publik dan Revolusi Halal

Sebuah langkah positif pun telah diambil, yaitu memperkuat citra Mandalika dengan storynomics berbasis cerita rakyat Putri Mandalika. Folklor Putri Mandalika untuk nama Kawasan selaras dengan basis pariwara storynomics yang menggabungkan antara kolosal dan sastra.

Mandalika memang tengah memasuki fase krusial setelah terlanjur menunjukan bahwa Indonesia bisa diandalkan menjadi arena seri MotoGP 2022. Desakan profesionalitas mengalirkan ke mana-mana untuk kesuksesan seri MotoGP 2022. Panorama senja di Pantai Kuta yang semula kembali khusyuk untuk beberapa saat kembali bergeliat dengan adanya aktivitas pekerja di sekitaran koridor dan sirkuit. Warga yang menikmati suasana senja di KEK Mandalika akhirnya mahfum dengan aktivitas alat berat.

Sirkuit Mandalika terus mendapat pantauan federasi motor internasional. Lebih-lebih setelah melahirkan juara baru dunia Superbike yang tak lain ikon baru balap motor Turki, kelahiran Turki, 16 Oktober 1996, yakni Toprak Razgatiloglu. Toprak adalah pebalap Superbike yang memuji lintasan Mandalika sepanjang 4,3 kilometer. Toprak tergabung di tim Pata Yamaha with Brixx yang dikenal dengan selebrasi stoppie. Toprak menjadi juara dunia di Mandalika setelah finis kedua di belakang pebalap Jonathan Rea.

Baca Juga :  Serabi Pantai Ampenan Memeram Sejarah

Indonesia makin optimis dengan kehadiran magnit baru, yakni Sirkuit Internasional Mandalika. Optimisme mampu terus meningkatkan income dengan daya pikat Kawasan seluas 1,035 hektar, termasuk dengan hadirnya MotoGP pada Maret 2022. (AGUS SANTHOSA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: