Di Balik Tabuhan Gendang Seni Tradisi Mpa’a Gantao

Seni Mpa’a Gantao, yaitu seni memukul gendang yang diiringi dengan 2 penari yang seakan-akan seperti saling melawan. Tentu saat ini, sudah tidak asing lagi di telinga warga Bima, Dompu dan sekitarnya. Namun siapa sangka, seni ini bukan hanya memukul gendang dan menari. Di balik tabuhan gendang seni tradisi Gentao ada seni yang sakral sejak zaman dahulu kala.

Seni ini dulu digunakan sebagai pertunjukan pembuka ataupun penutup acara-acara penting seperti, pertemuan, pernikahan, bahkan khitanan. Seiring berkembangnya zaman, seni mpa’a gantao seakan tersisih bahkan dilupakan karena banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia khususnya Bima dan Dompu. Karena itulah, saat ini masyarakat tidak lagi menggunakan tradisi ini, melainkan menggunakan Seni pertunjukan modern seperti orkes, dan lain-lain. Bahkan harapan melestarikan seni ini pun sangat sedikit di kalangan masyarakat kota, namun di masyarakat pedesaan Senin ini masih digelar.

Perlunya melestarikan mpa’a gantao dengan cara memperkenalkan seni ini kepada semua kalangan, atau dengan membangun sanggar menjadi sebuah tempat sebagai wadah untuk melatih, guna mengenalkan seni tradisi mpa’a gantao Ompu Monca.

Baca Juga :  Persiapan Atlet Sebelum Berlari di Ironman 70.3 Lombok

FOTO & BERITA AMIRUL MUKMININ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: