DEMA FTK UIN Mataram Gelar Seminat Regional Literasi Digital

FOTO & TEKS NAYYA S

RADIO SINFONI, Mataram — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Terbiyah dan Keguruan (FTK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menggelar kegiatan seminar regional yang berlangsung di auditorium kampus II UIN Mataram, Rabu (23/11/2022).

Mengangkat tema “pengaruh literasi digital dalam bidang pendidikan di NTB” DEMA FTK menggandeng beberapa nama besar sebagai pemateri diantaranya, Gubernur NTB dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB yang diwakili oleh Nur Ahmad S.Pd, M.Pd, Dinas Kominfotik Provinsi NTB yang diwakili oleh Anugrah Fajar Fahrurrazie, S.IP, M.Si, dan Akademisi UIN Mataram Akmaluddi, M.Pd. Hadir pula Dekan FTK Dr. Jumairin, M.Pd, WD III FTK Dr. Ahmad Asy’ari M. Pd, Ketua BEM Universitas se-pulau Lombok, Perwakilan MTs dan SMA se-Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, BKM dan UKM se-UIN Mataram, serta civitas akademika UIN Mataram.

Dalam kegiatan ini Halimsyah Ma’shum selaku ketua umum DEMA FTK menyampaikan sambutannya terkait tema yang relevan dengan perubahan digital saat ini khususnya dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :  Sinfoni UIN Mataram Angkat Dialog Inovasi Beasiswa BAZNAS Go Global

“Sebagaimana yang kita lihat hari ini, sudah banyak platform-platform digital yan berkembang ditengah masyarakat,” ujar Halim saat memberi sambutan. Rabu, (23/11/2022)

Menurut Halim, banyaknya platform digital yang berkembang seperti Tiktok dan games online, kini menjadi perhatian publik karena seiring perkembangannya yang pesat juga terdapat isu kekerasan seksual yang meningkat ditengah masyarakat.

Platform digital hadir dan banyak mengubah tujuan hidup generasi millenial sampai generasi Z hari ini.

“Kalau generasi kita hari ini berlomba-lomba menjadi gamers, siapa yg kemudian akan menjadi tenaga pendidik, mengurus ekonomi negara, pertahanan dan tenaga kesehatan,” ujarnya.

Dengan hadirnya platform digital yang semakin berkembang, maka diperlukan pula kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait literasi digital terutama dalam bidang pendidikan.

Hadirnya kegiatan seminar regional terkait literasi digital oleh DEMA FTK merupakan bentuk kompromi mahasiswa sebagai agent of control, yang ditujukan agar dapat mengubah hal-hal yang sekiranya kurang baik dan beredar dimasyarakat, dapat menjadi lebih baik.

Terakhir, Halim menyampaikan harapannya agar kegiatan yang dilaksanakan oleh DEMA FTK, bisa berjalan terus menerus dan mengedukasi tamu yang hadir serta menjadi ilmu baru dalam pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga :  Atensi MUI Terhadap Persoalan Publik dan Revolusi Halal

“Harapan kami, kegiatan ini akan berjalan stimulus artinya tidak bekerja sampai disini saja. Teman-teman yang hadir semoga sepulang dari sini, bisa mengedukasi masyarakat terkait literasi digital dan bisa memanfaatkan teknologi digital ini sebaik mungkin,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: